IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT BELAJAR RENANG

Sandra Arhesa, Davi Sofyan, M Faisal Ramadhan

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penghambat dalam proses belajar renang. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif menggunakan metode survey. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMK Al-Huda Kedungwungu, dengan populasi siswa sejumlah 1308 dan sampelnya 52 siswa. Teknik dalam pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Intrumen yang digunakan berupa angket. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase. Hasil Penelitian sebanyak 59.9% siswa yang tidak tertarik belajar renang, faktor-faktor penghambat belajar renang terdiri dari sarana dan prasarana sebanyak 62.5%, resiko belajar renang sebanyak 69.6%, rasa cemas pada saat belajar renang sebanyak 64.7%, rasa takut pada saat belajar renang sebanyak 73%, dan pengaruh lingkungan sebanyak 45%. Sehingga dari hasil tersebut diketahui bahwa faktor resiko, cemas, dan takut lebih menghambat dibandingkan dengan faktor belajar renang lainnya seperti sarana dan prasarana serta lingkungan. Kata Kunci: Faktor Penghambat, Belajar Renang

Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

Andriani, M. dan Ladjar, B. 2018. Pengaruh Model Problem-Based Learning dan Discovery Learning serta Kecerdasan Intelektual terhadap Berpikir Kreatif. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 22-33.

Anggara, S. T. 2018. Revitalisasi Pendidikan Jasmani untuk Anak Usia Dini melalui Penerapan Model Bermain Edukatif Berbasis Alam. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 41-51.

Arhesa, S. 2020. Buku Jago Renang untuk Pemula Nasional dan Internasional. Tangerang: Cemerlang.

Pamungkas, S. H. 2012. Identifikasi Faktor-faktor Penghambat Belajar renang pada Siswa Kelas XI di SMKN 1 Depok. Skripsi Pendidikan Jasmani dan Rekreasi. Yogyakarta: FIK UNY

Pratiwi, I. 2015. Sekolah Renang di Kota Semarang Dengan Penekanan Design Sustainable Architecture. Jurnal Unnes, 1-9.

Soekarno. 1984. Olahraga untuk Perguruan Tinggi. Yogyakarta: IKIP




DOI: http://dx.doi.org/10.31949/jr.v2i2.2252

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.